
Bersiap Pilkada (pict source : Kharis Media Center Room/KMCR)
JAKARTA – Kamis, 21 Maret 2024, Komisi I DPR RI adakan rapat dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto & jajarannya untuk membahas persiapan pengamanan “Hari Raya Idul Fitri & Pilkada Serentak 2024” yang dianggap berdekatan waktunya.

Jajaran Pimpinan Komisi 1 & Pimpinan TNI usai Rapat Kamis 21 Maret 2024
(pict sources: KMCR)
Inti agenda rapat adalah membahas & mendengar penjelasan dari panglima serta jajaran terkait pelaksanaan Idul Fitri dan persiapan mendukung pengamanan dari ancaman dan gangguan selama Pilkada Serentak 2024.
Rapat dengan TNI tersebut diadakan sebab berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), TNI memiliki tugas pokok melaksanakan operasi militer untuk perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP).
Di antara tugas OMSP yang relevan dengan Pilkada Serentak 2024 adalah mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis dan membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Paparan dari TNI dalam rapat itu menyatakan bahwa 545 Pilkada yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir tahun 2024 memiliki potensi kerawanan yang lebih besar dibanding Pilpres maupun Pileg. Posibilitas terjadinya kerusuhan antar kelompok pendukung juga bisa lebih besar.
Ada pula kemungkinan terjadinya konflik SARA bila isu politik identitas dibesarkan. Di samping itu, perpecahan skala nasional dapat terjadi apabila dimanfaatkan pihak ketiga.
Hadir dalam Rapat penting tersebut diantaranya adalah Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, Wakil Ketua Komisi 1 DR. H. Abdul Kharis Al Masyhari, M.Si, AKT. CA., Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.F.S.A, Kabais TNI Letnan Jenderal TNI Rudianto.
: : by: KMCR (Kharis Media Center Room)
